Dyas Asri Muthia. Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Pekanbaru, Indonesia
Aku adalah wanita biasa yang akan menjadi wanita luar biasa di masa yang akan mendatang. Aku hanya seorang wanita lemah yang juga berlumur oleh dosa. Tak banyak kelebihan yang ku miliki. Saat ini, hanya berusaha untuk menjadi seorang wanita, pelajar sekaligus seorang anak yang kelak akan mendapat predikat ‘jadi orang sungguhan’. Hanya ada satu orang seperti diriku di dunia ini, ya this is real, this is me, Dyas Asri Muthia.

Pengunjung

Sabtu, 28 Mei 2011

Rahasia Bayi Menangis Tanpa Air Mata



Menangis merupakan satu-satunya cara bayi berkomunikasi. Pada bayi baru lahir, walau wajahnya merona merah dan tangisannya tak mau berhenti, tidak setitik pun ia meneteskan air mata. Mengapa demikian?
Jennifer Shu, tim penulis buku American Academy of Pediatric's, Heading Home With Your Newborn, menjelaskan, saat lahir, kelenjar air mata bayi hanya memproduksi air mata dalam jumlah sedikit untuk melumasi dan melindungi mata. Makanya, tidak ada kelebihan air mata yang keluar ketika ia menangis.
"Air mata baru diproduksi ketika bayi berusia satu hingga tiga bulan. Seiring perkembangan kelenjar air matanya, produksinya pun makin meningkat," kata Shu.
Sementara itu, jika air mata bayi keluar meski ia tidak sedang menangis, bisa jadi saluran air matanya tersumbat. "Biasanya gangguan ini akan normal sendiri, tapi jika bagian kornea mata bayi tampak merah atau bengkak mungkin ada infeksi. Segera hubungi dokter," sarannya.
separador

0 komentar:

Posting Komentar

Mari kita sama-sama belajar, sharing tentang pengetahuan dan hal-hal lainnya.

My Snapshot

My Snapshot

Say Something


ShoutMix chat widget

Followers